Insight · Q&A
Bagaimana cara menggunakan megger atau insulation resistance tester dengan benar dan aman?
Jawaban
Megger, alat ukur resistansi isolasi yang bekerja dengan menerapkan tegangan DC tinggi ke material isolasi yang diuji lalu mengukur seberapa besar arus bocor yang mengalir lewatnya, dipakai untuk memverifikasi kondisi isolasi kumparan motor, kabel, dan peralatan listrik lainnya sebagaimana sudah disinggung pada topik terpisah mengenai deteksi dini kegagalan isolasi motor.
Penggunaan yang aman dan benar dimulai dari memastikan peralatan yang akan diuji benar-benar terisolasi dari sumber listrik dan dalam kondisi tidak bertegangan sama sekali, karena tegangan uji megger yang bisa mencapai ratusan sampai ribuan volt DC tergantung modelnya bisa berbahaya kalau bercampur dengan tegangan sistem yang masih aktif.
Sebelum pengujian, komponen elektronik sensitif yang mungkin terhubung ke rangkaian yang diuji, seperti kartu kontrol elektronik atau kapasitor, sebaiknya diisolasi atau dilepas dulu, karena tegangan uji tinggi dari megger berisiko merusak komponen elektronik tersebut kalau ikut terkena tegangan pengujian.
Hasil pengukuran resistansi isolasi umumnya dinyatakan dalam satuan megaohm, dengan nilai yang lebih tinggi menunjukkan kondisi isolasi lebih baik, meski nilai absolut yang dianggap "baik" bervariasi tergantung jenis dan kelas tegangan peralatan yang diuji, sehingga hasil pengukuran idealnya dibandingkan terhadap data historis peralatan yang sama untuk melihat tren penurunan dari waktu ke waktu, ketimbang cuma dibandingkan terhadap angka absolut standar umum semata.
Setelah pengujian selesai, penting membiarkan komponen yang diuji melepas muatan listrik yang tersimpan sepenuhnya sebelum disentuh, karena kapasitansi internal peralatan bisa menyimpan sisa tegangan uji untuk beberapa saat setelah pengukuran selesai dilakukan.
Sumber
Standar IEEE 43 untuk pengujian resistansi isolasi mesin listrik, serta panduan keselamatan penggunaan megger dari produsen alat ukur listrik industri.