← All industrial Q&A

Insight · Industrial Q&A

Apa Beda Tugas Automation Engineer dan Control Engineer di Industri Manufaktur?

Answer · Jawaban

Kedua posisi ini sering dianggap sama padahal punya penekanan cakupan kerja yang sedikit berbeda. Control engineer lebih fokus merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol untuk proses atau mesin spesifik, mencakup pemrograman PLC, penyetelan parameter kontrol seperti PID sebagaimana sudah disinggung pada topik terpisah mengenai sistem hunting hidrolik, serta memastikan sebuah proses individual berjalan sesuai parameter yang diinginkan secara presisi dan stabil. Automation engineer cakupannya lebih luas, mencakup integrasi berbagai sistem kontrol jadi satu kesatuan otomasi menyeluruh di seluruh lini produksi atau bahkan seluruh pabrik, termasuk integrasi PLC dengan sistem SCADA, robot industri, sistem vision inspection, sampai koneksi ke level ERP dan MES sebagaimana sudah dibahas pada topik terpisah, sehingga perannya lebih ke arsitek sistem otomasi menyeluruh ketimbang fokus pada satu mesin atau proses tunggal saja.

Dalam praktiknya, terutama di perusahaan skala menengah yang tidak punya struktur organisasi sebesar perusahaan multinasional, kedua peran ini sering dirangkap satu orang yang sama, dan pembagian tugas yang jelas antara keduanya baru benar-benar terasa signifikan di fasilitas skala besar dengan kompleksitas sistem otomasi yang menuntut spesialisasi lebih terfokus pada masing-masing area tanggung jawabnya.

Sources · Sumber

Deskripsi kompetensi jabatan automation dan control engineering dari International Society of Automation (ISA), mengenai cakupan tanggung jawab kedua peran dalam konteks industri manufaktur.