Insight · Industrial Q&A
Bagaimana Prosedur LOTO Khusus untuk Sistem Hidrolik dan Pneumatik, Beda dari LOTO Listrik?
Answer · Jawaban
LOTO untuk energi listrik sebagaimana sudah dibahas mendalam pada topik terpisah relatif lebih dikenal luas, tapi energi tersimpan pada sistem hidrolik dan pneumatik sering kali kurang mendapat perhatian yang sama padahal risikonya tidak kalah serius. Sistem hidrolik dan pneumatik menyimpan energi dalam bentuk fluida atau udara bertekanan, bahkan setelah sumber tenaga penggeraknya dimatikan, tekanan yang masih tersimpan di dalam pipa, silinder, atau accumulator sebagaimana sudah dibahas pada topik terpisah tetap bisa menggerakkan komponen mesin secara tiba-tiba kalau tidak benar-benar dilepaskan sepenuhnya.
Prosedur LOTO untuk sistem ini mencakup langkah tambahan yang tidak ada pada LOTO listrik murni, yaitu pelepasan tekanan tersimpan secara aktif, membuka valve pembuangan untuk mengalirkan fluida atau udara bertekanan ke reservoir atau atmosfer sampai tekanan sistem benar-benar nol, serta verifikasi langsung memakai pressure gauge untuk memastikan tekanan memang sudah nol, bukan sekadar asumsi karena valve sumber sudah ditutup. Untuk sistem hidrolik yang menahan beban berat lewat silinder, seperti mesin press atau alat berat, langkah tambahan berupa penopang mekanis fisik yang menahan beban tetap perlu dipasang sebelum bekerja di sekitarnya, karena bergantung sepenuhnya pada tekanan hidrolik untuk menahan beban tanpa penopang cadangan sangat berbahaya kalau ternyata masih ada kebocoran kecil yang perlahan menurunkan tekanan penahan selama pekerjaan berlangsung.
Sources · Sumber
Standar OSHA 29 CFR 1910.147 mengenai The Control of Hazardous Energy yang mencakup energi hidrolik dan pneumatik, serta panduan keselamatan kerja pada sistem fluida bertekanan industri.