← All industrial Q&A

Insight · Industrial Q&A

Apa Itu OTIF (On Time In Full), dan Kenapa Penting Dipantau di Industri Manufaktur?

Answer · Jawaban

OTIF mengukur persentase pesanan yang berhasil dikirim tepat waktu sesuai jadwal yang dijanjikan sekaligus dengan jumlah dan spesifikasi yang lengkap sesuai pesanan, tanpa kekurangan kuantitas atau kesalahan spesifikasi, menjadikannya salah satu metrik paling jujur untuk mengukur kinerja rantai pasok dan produksi dari sudut pandang pelanggan, karena pengiriman yang tepat waktu tapi kuantitasnya kurang, atau lengkap kuantitasnya tapi terlambat, sama-sama dihitung sebagai kegagalan dalam metrik ini.

Cara menghitungnya cukup sederhana, membagi jumlah pesanan yang memenuhi kedua kriteria sekaligus dengan total jumlah pesanan dalam periode yang diukur, menghasilkan persentase yang biasanya jadi acuan kontraktual dalam hubungan bisnis dengan pelanggan besar, terutama di sektor otomotif dan manufaktur yang menerapkan sistem just in time sebagaimana sudah dibahas pada topik terpisah, karena keterlambatan atau kekurangan pengiriman bisa langsung menghentikan lini produksi pelanggan yang bergantung pada pasokan tersebut. Angka OTIF yang rendah biasanya jadi sinyal ada masalah sistemik di salah satu titik rantai pasok internal, entah perencanaan produksi yang kurang akurat, masalah kualitas yang menyebabkan sebagian produk harus di-rework sehingga mengganggu jadwal pengiriman, atau masalah logistik pengiriman itu sendiri. Karena sifatnya yang komprehensif mengukur dua dimensi sekaligus, banyak perusahaan manufaktur menjadikan OTIF sebagai salah satu KPI utama level manajemen senior, bukan sekadar metrik operasional harian semata, karena dampaknya langsung terasa pada kepuasan dan loyalitas pelanggan jangka panjang.

Sources · Sumber

Metodologi pengukuran kinerja rantai pasok dari literatur supply chain management, mengenai definisi dan aplikasi metrik On Time In Full dalam konteks manufaktur.