← All industrial Q&A

Insight · Industrial Q&A

Bagaimana Cara Menghitung OEE Secara Manual dengan Contoh Perhitungan Sederhana?

Answer · Jawaban

Meski konsepnya sudah dibahas mendalam pada topik terpisah, memahami cara menghitungnya lewat contoh angka konkret sering membantu lebih jelas dibanding penjelasan konsep semata. Anggap sebuah mesin dijadwalkan beroperasi delapan jam dalam satu shift, tapi mengalami downtime tak terjadwal selama satu jam akibat perbaikan mendadak, menyisakan waktu operasi aktual tujuh jam, availability-nya dihitung dari tujuh dibagi delapan jam, menghasilkan angka delapan puluh tujuh koma lima persen. Untuk performance, misalkan mesin itu punya kecepatan ideal seratus unit per jam, tapi selama tujuh jam operasi aktual cuma menghasilkan lima ratus enam puluh unit alih-alih tujuh ratus unit yang seharusnya dicapai pada kecepatan ideal, performance-nya dihitung dari lima ratus enam puluh dibagi tujuh ratus, menghasilkan delapan puluh persen.

Untuk quality, dari lima ratus enam puluh unit yang diproduksi itu, misalkan dua puluh delapan unit ternyata cacat dan tidak lolos quality control, quality rate-nya dihitung dari lima ratus tiga puluh dua unit yang baik dibagi lima ratus enam puluh unit total, menghasilkan sembilan puluh lima persen. OEE akhir dihitung dengan mengalikan ketiga persentase ini, delapan puluh tujuh koma lima persen dikali delapan puluh persen dikali sembilan puluh lima persen, menghasilkan angka OEE sekitar enam puluh enam koma lima persen, sebuah angka yang menurut acuan JIPM sebagaimana sudah dibahas pada topik terpisah masih di bawah standar kelas dunia yang berada di atas delapan puluh lima persen, menunjukkan masih ada ruang perbaikan signifikan di ketiga dimensi tersebut.

Sources · Sumber

Metodologi perhitungan OEE dari Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM), dengan contoh aplikasi perhitungan praktis pada kondisi operasional pabrik.