Insight · Industrial Q&A
Apa Itu Kanban Card System, dan Bagaimana Cara Kerjanya di Lini Produksi?
Answer · Jawaban
Kanban, sistem sinyal visual yang jadi bagian inti Toyota Production System sebagaimana sudah disinggung pada topik terpisah mengenai sejarah manajemen industri, awalnya berupa kartu fisik sederhana yang berfungsi mengomunikasikan kebutuhan produksi atau pengisian ulang material antar stasiun kerja, mengikuti prinsip menarik atau pull system, di mana produksi atau pengiriman material cuma dipicu begitu ada kebutuhan nyata dari stasiun berikutnya, bukan didorong berdasarkan jadwal produksi yang disusun terpisah tanpa mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan. Cara kerjanya cukup elegan dalam kesederhanaannya, setiap kontainer atau batch material yang bergerak antar stasiun kerja disertai kartu kanban yang mencantumkan informasi seperti jenis material, jumlah, dan stasiun tujuan, dan begitu kontainer itu habis dipakai di stasiun tujuan, kartunya dikembalikan ke stasiun sebelumnya sebagai sinyal untuk memproduksi atau mengirim batch pengganti berikutnya, menciptakan siklus permintaan yang mengalir alami mengikuti kecepatan konsumsi sesungguhnya di lini produksi.
Sistem ini secara alami membatasi jumlah work in process yang menumpuk di antara stasiun kerja, karena jumlah kartu kanban yang beredar dalam sistem sengaja dibatasi jumlahnya, mencegah penumpukan inventaris berlebihan yang jadi salah satu bentuk pemborosan dalam filosofi lean manufacturing sebagaimana sudah dibahas pada topik terpisah mengenai value stream mapping. Meski kanban modern banyak sudah beralih ke format digital atau elektronik dengan sinyal otomatis lewat sistem komputer, prinsip dasarnya tetap sama, memproduksi berdasarkan permintaan nyata yang ditarik dari hilir, bukan didorong dari hulu berdasarkan perkiraan semata.
Sources · Sumber
Metodologi Kanban dari Toyota Production System, dikembangkan Taiichi Ohno, serta literatur lean manufacturing mengenai penerapan pull system dalam pengendalian aliran produksi.