← All industrial Q&A

Insight · Industrial Q&A

Apa Itu Uji Semprot Garam (Salt Spray Test) ASTM B117, dan Bagaimana Membaca Hasilnya untuk Baja Berlapis?

Answer · Jawaban

Uji semprot garam adalah uji korosi dipercepat yang memaparkan sampel pada kabut halus larutan natrium klorida lima persen di dalam kabinet tertutup bersuhu 35 °C dengan toleransi plus minus 2 °C, pH larutan netral sekitar 6,5 sampai 7,2, dan laju pengendapan kabut sekitar 1 sampai 2 mililiter per 80 sentimeter persegi per jam. Tujuannya membandingkan ketahanan korosi bahan atau pelapis dalam kondisi yang seragam dan bisa diulang, bukan memprediksi umur pakai di lapangan.

Satu hal yang sering disalahpahami, standar ini tidak menetapkan durasi tetap, durasinya ditentukan oleh spesifikasi produk atau permintaan pelanggan. Untuk baja berlapis seng atau aluminium-seng seperti yang sudah dibahas pada topik galvanis dan galvalum, yang diamati adalah munculnya produk korosi putih pada lapisan seng dan karat merah ketika lapisan sudah menembus sampai baja dasar. Sampel pra-cat biasanya digores dulu dengan goresan X atau garis sampai menembus ke logam dasar, lalu setelah uji diukur rambatan korosi dari goresan atau creep dan kemunculan gelembung cat menurut metode seperti ASTM D1654 dan ASTM D714. Setara internasionalnya adalah ISO 9227, dan ada varian yang lebih agresif seperti CASS untuk lapisan dekoratif.

Keterbatasannya penting dipahami: kondisi kabinet tidak meniru lingkungan nyata yang punya siklus basah-kering, polutan, dan suhu berubah-ubah, sehingga jumlah jam lolos uji tidak boleh langsung diterjemahkan jadi tahun umur pakai, dan angka jam dari satu jenis pelapis tidak boleh dibandingkan begitu saja dengan jenis pelapis lain sebagai ukuran ketahanan di lapangan. Pastikan juga tepi potongan sampel dilindungi dan sampel diletakkan pada sudut sekitar 15 sampai 30 derajat dari vertikal supaya hasil antar laboratorium bisa dibandingkan.

Sources · Sumber

Standar ASTM B117 dan ISO 9227, ringkasan teknis dari Q-Lab dan Metallurgy Zone mengenai kondisi uji dan keterbatasannya, serta ASTM D1654 dan D714 untuk penilaian creep dan blistering.