Insight · Industrial Q&A
Apa Itu Zona Keparahan Getaran (A, B, C, D) pada Standar ISO 10816 dan ISO 20816, dan Bagaimana Cara Membacanya?
Answer · Jawaban
Standar ISO 10816 dan penerusnya ISO 20816 dibuat untuk menjawab satu pertanyaan yang hampir selalu muncul di lapangan: getaran sebesar ini masih aman atau sudah berbahaya? Caranya bukan dengan menganalisis frekuensi satu per satu, melainkan memakai satu angka tunggal, yaitu kecepatan getaran RMS dalam milimeter per detik yang diukur pada rentang sekitar 10 sampai 1000 Hz, di bagian mesin yang tidak berputar seperti rumah bearing, lalu dibaca pada arah horizontal, vertikal, dan aksial.
Angka itu kemudian dibandingkan dengan empat zona. Zona A menggambarkan kondisi mesin yang baru dipasang atau baru direkondisi. Zona B umumnya bisa diterima untuk beroperasi jangka panjang tanpa pembatasan. Zona C dianggap kurang memuaskan untuk operasi terus-menerus; mesin masih boleh jalan untuk sementara waktu sampai ada kesempatan yang pas untuk perbaikan. Zona D adalah tingkat yang sudah cukup parah untuk merusak mesin.
Sebagai gambaran, untuk mesin ukuran menengah di atas fondasi kaku, batas atas zona B berada di sekitar 2,8 mm/s dan zona D dimulai di atas sekitar 4,5 mm/s. Angka ini berubah-ubah menurut kelompok mesin (kecil, menengah, besar) dan jenis fondasinya, jadi batas yang benar-benar dipakai harus dirujuk ke tabel standar untuk kelompok mesin yang dinilai.
Satu hal yang sering disalahpahami: standar ini hanya menyatakan bahwa mesin sedang bermasalah, bukan kenapa. Begitu angka masuk zona C, langkah berikutnya baru analisis spektrum, karena ketidakseimbangan biasanya muncul di frekuensi putaran, misalignment di dua kali frekuensi putaran, dan kerusakan bearing di frekuensi cacatnya sendiri. Kesalahan pengukuran yang cukup umum adalah sensor dipasang di penutup tipis atau pelindung mesin, bukan di rumah bearing, sehingga resonansi penutup menghasilkan angka palsu yang tinggi. Untuk pembacaan yang bisa dipercaya, mesin harus berada dalam operasi stabil pada kecepatan kerjanya, titik pengukuran ditandai permanen supaya tiap kunjungan mengukur di titik yang sama, dan alat ukurnya dikalibrasi berkala.
Sources · Sumber
Standar ISO 10816 dan ISO 20816 mengenai evaluasi getaran mesin, serta panduan interpretasi zona keparahan getaran dari Fabrico, Vibromera, dan Unitest Knowledge Hub.