← Semua Q&A
Partpedia Partpedia

Insight · Q&A

Apa perbedaan motor sinkron dan motor induksi (asinkron), dan kapan masing-masing dipakai?

Jawaban

Motor sinkron berputar tepat sesuai frekuensi sumber listrik yang mensuplainya tanpa ada selisih atau slip sama sekali antara kecepatan medan magnet stator dan kecepatan putaran rotornya, sementara motor induksi atau asinkron, yang jauh lebih umum dipakai di industri, selalu berputar sedikit lebih lambat dari kecepatan medan magnet stator, selisih kecil yang disebut slip inilah yang justru dibutuhkan untuk menghasilkan arus induksi pada rotor yang jadi prinsip dasar kerja motor jenis ini.

Motor sinkron membutuhkan mekanisme tambahan untuk menjaga rotornya tetap sinkron dengan medan magnet stator, entah lewat magnet permanen pada rotornya atau lewat suplai arus DC eksternal ke kumparan rotor, membuat konstruksinya lebih kompleks dan lebih mahal dibanding motor induksi yang konstruksinya jauh lebih sederhana terutama untuk tipe squirrel cage.

Keunggulan utama motor sinkron ada di kestabilan kecepatan yang benar-benar presisi mengikuti frekuensi listrik, sangat penting untuk aplikasi yang menuntut kecepatan putar sangat konsisten seperti pembangkit listrik itu sendiri atau aplikasi proses tertentu yang sensitif terhadap variasi kecepatan sekecil apa pun, sementara motor induksi jadi pilihan dominan untuk hampir seluruh aplikasi industri umum karena kesederhanaan konstruksi, biaya lebih terjangkau, dan minim kebutuhan perawatan, dengan sedikit variasi slip yang biasanya tidak jadi masalah signifikan bagi mayoritas aplikasi penggerak mesin produksi sehari-hari.

Sumber

Literatur dasar teknik mesin listrik mengenai prinsip kerja dan perbandingan aplikasi motor sinkron dan motor induksi industri.